Dengan tingkat kecanggihan teknologi tertentu, kemudahan tersedia. Di situlah manusia sebagai kreator, pengatur, dan pengendali teknologi. Bukan sebaliknya.

Maka, ketika masih saja ada keluhan bahwa, jumlah Polri masih sangat jomplang  dibandingkan dengan jumlah penduduk, dan pada saat yang sama ada realitas surplus di level kepangkatan komisaris besar dan perwira tinggi, jelas ada yang patut dibenahi, untuk menemukan titik layak.

Sampai sejauh mana upaya-upaya Polri melahirkan polisi yang Professional, Modern, dan Terpercaya, tentu publik perlu tahu.

Terdapat tiga tanggal bersejarah terkait penetapan Hari Jadi atau Hari Ulang Tahun (HUT) Polri. Pertama, 19 Agustus 1945 atau dua hari setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, Oto Iskandardinata dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengusulkan, salah satunya ialah agar susunan kepolisian pusat dan daerah segera dipindahkan ke dalam kekuasaan Pemerintah Indonesia.

Kedua, Komandan Polisi Istimewa (PI) Surabaya, Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin --didukung teman seperjuangan yang sudah tak sabar lagi keluar dari kungkungan PI Jepang (Tokubetsu Keisatsu Tai)-- memproklamasikan “Polisi Repoeblik Indonesia” (PRI) di “Soerabaya” pada 21 Agustus 1945.