Oleh: Suryadi

Pemerhati Budaya

NEGERI yang disesaki oleh manusia beragam identitas, tingkah polah berikut tabiatnya ini, tengah diramaikan pula oleh yang meneriaki dan yang diteriaki hedonis. Lomba memekik, agaknya! Bernada iri, publik di warung-warung kopi bersungut-sungut riuh-rendah membincangkannya seraya ringan berselancar di media sosial (medsos).

Meski, tak jelas nian apakah masing-masing dari “para penggembira” ini, sehari-hari tidak terlibat eksibisi hedonistik. Sedang pada sakitkah?

Ini sisi baik dari kemudahan dan kecepatan. Pengaruh medos dan media massa tambah meningkat dibuatnya. Kebetulan, kali ini tidak asal njeplak memuat (upload) alias fitnah, tapi “parade” kemewahan dari mereka yang sepatutnya tidak pamer. Pantas, disorot dan ditelusur lebih lanjut oleh hamba hukum.