Pada teknik Jumping, pelatih akan mengajarkan cara mengendarai kuda untuk melewati rintangan biasa, rintangan silang, juga mengendari kuda dengan kecepatan sedang dengan melompati rintangan ketinggian 50 cm dan akan diajarkan mengendarai kuda dalam kecepatan tinggi.

“Kalo di Jumping, dasarnya harus tahu haluan kuda, terus menguasai emosi kita dan kuda, juga tempo lompatan kuda,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Agrowisata Stable juga menyediakan materi kompetisi, dimana program ini akan melahirkan atlet-atlet berkuda di Sulawesi Tenggara, dengan melatih para peserta sesuai dengan standar kompetisi berkuda dari Pordasi.

“Program kompetisi, kita arahkan untuk ke atlet kan, dia mau ke equestrian, mau jumping kah, atau mau dressage, kalo di pacu, mungkin mau joki atau pelatih, itu yang diajarkan,” jelasnya.

Dalam materi kompetisi, peserta akan melakukan latihan sesuai standar lomba Pordasi, latihan rutin, kemahiran dalam mengendarai kuda, menjaga keseimbangan, dan melewati rintangan (jumping), dimana peserta akan belajar menyesuaikan waktu, sesuai aturan dan standar waktu yang ditentukan dalam perlombaan.