“Telepon dari nomor yang tidak saya kenal memang cukup sering masuk dan terkadang mengganggu aktivitas. Dengan adanya SISCAMLING, saya merasa lebih terbantu karena ada peringatan ketika menerima panggilan yang mencurigakan. Jadi, saya bisa lebih berhati-hati sebelum merespons telepon tersebut,” ungkap Raihan.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran manfaat perlindungan digital yang dihadirkan Telkomsel.

Melalui teknologi AI, SISCAMLING menganalisis pola komunikasi untuk mengidentifikasi nomor yang memiliki indikasi aktivitas mencurigakan.

Selain memberikan peringatan ketika panggilan mencurigakan masuk, layanan ini juga memblokir SMS yang teridentifikasi sebagai spam atau scam secara otomatis.

General Manager Mobile Consumer Business Region Sulawesi Telkomsel, Andrew Mamahit, mengatakan panggilan dan SMS mencurigakan dapat menyasar siapa saja.