CHINA, TELISIK.ID - Penelitian terbaru yang dilakukan para peneliti China dan Australia dari Universitas Sun Yat-sen di Shenzhen, menemukan virus baru mirip COVID-19.

Mengutip Sindonews.com, ahli virologi menemukan virus ini pada tubuh kelelawar di selatan negara itu. Para peneliti di China mengambil sampel dari 149 kelelawar dari 15 spesies di seluruh Provinsi Yunnan dan menemukan lima jenis baru virus yang mengkhawatirkan karena berpotensi menulari manusia dan hewan ternak.

Dilansir dari health.detik.com, para peneliti mengambil sampel dari 149 kelelawar di seluruh Provinsi Yunnan, yang berbatasan dengan Laos dan Myanmar. Dari total tersebut, teridentifikasi lima virus kemungkinan patogen bagi manusia atau ternak, di antaranya ditemukan virus corona kelelawar atau BtSY2 yang terkait erat dengan SARS-CoV-2 dan SARS.

Ahli Biologi Evolusi dan Ahli Virologi di University of Sydney, Prof Eddie Holmes mengatakan virus tersebut mirip SARS-CoV-2.

Baca Juga: Ilmuwan Hidupkan Sejumlah Virus Berusia Puluhan Ribu Tahun Akibat Pemanasan Global