“Lakukan tes setelah karantina untuk melihat apakah orang tersebut memang terinfeksi, dan apakah orang tersebut masih bisa menularkan virus,” kata Drosten seperti dilansir dari laman Fortune pada Kamis (3/9/2020).
Drosten juga mengemukakan masalah lain yang berkaitan dengan pandemi COVID-19, termasuk penggunaan masker dan laporan tentang orang yang terinfeksi ulang.
Baca juga: Ketidaktahuan Orang Tua Jadi Faktor Stunting Anak
Dia mengatakan bahwa masker cukup efektif mencegah virus yang disebarkan melalui droplet, namun tidak efektif untuk mencegah virus dalam aerosol, partikel yang lebih kecil dari droplet berukuran lebih kecil dari 5 mikron.
Dia juga menepis penelitian di Hong Kong baru-baru ini yang menyatakan bahwa pria berusia 33 tahun yang kembali terinfeksi COVID-19 menjadi representasi kasus infeksi ulang pertama terhadap manusia yang terdokumentasikan.
