Dengan alasan inilah yang mendasari pihak ahli waris Pulau Pendek mendatangi Polres Buton untuk melaporkan media online yang telah sengaja memposting penjualan Pulau Pendek.

Pihak pelapor juga mengaku tidak pernah bekerjasama atau memberi kuasa kepada siapapun untuk menjual pulau tersebut.

Dia juga mengungkapkan, berita yang beredar di media yang menyatakan bahwa di pulau ini terdapat banyak keindahan alam, salah satunya terdapat telaga dan air terjun dengan panorama pantai yang menakjubkan, ternyata tidak benar.

Kabar itu dibantah mentah-mentah oleh Dinar Yanti.

"Pulau ini tidak seindah seperti apa yang digambarkan oleh beberapa media. Di pulau yang tidak berpenghuni ini hanya terdapat sebuah sumur tua dan ada sedikit hutan di dalamnya," lanjutnya.