"Ditambah lagi di situ ada Pak Jusuf Kalla. Kita kan tahu pak Jusuf Kalla itu dan SBY, begitu juga dengan Surya Paloh dan Anies masing-masing memiliki kedekatan," ucap Endang.
Endang menerangkan bukan hanya kader di daerah, seluruh pihak menginginkan agar Demokrat, NasDem dan PKS semakin cepat mencapai kesepakatan, baik program maupun calon, agar rakyat memiliki waktu untuk menimbang dalam menentukan capres-cawapres pilihannya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara ini menginginkan, rakyat memilih capres-cawapres di 2024 berdasarkan rekam jejak dan program pasangan calon. Sehingga, Pemilu 2024 mengedepankan politik gagasan, politik record. Bukan uang dan kuasa semata.
Endang mengaku saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat, pada 15-16 September 2022, kader meminta AHY maju sebagai 01 atau capres.
Baca Juga: Maksimalkan Rumah Pintar Pemilu, KPU Jawa Timur Bidik Pemilih Pemula
