KENDARI, TELISIK.ID - Kalian tentu sudah tak asing dengan buah Kelapa bukan? Salah satu buah yang cukup banyak ditemui dan dijadikan kudapan teman pendamping es buah.
Dikutip dari wikipedia.com, kelapa, nyiur atau kerambil (cocos nucifera) adalah anggota tunggal dalam marga cocos dari suku aren-arenan atau arecaceae. Istilah ini berasal dari kata Portugis dan Spanyol abad ke-16, coco yang berarti "kepala" atau "tengkorak" setelah tiga lekukan pada tempurung kelapa yang menyerupai fitur wajah.
Ngomongin buah kelapa, salah satu bagian yang paling sering dinikmati adalah airnya. Selain menyegarkan dan rasanya yang nikmat, air kelapa juga mengandung banyak nutrisi baik bagi kesehatan. Tapi pernahkah kamu berpikir darimana asal muasal sumber airnya yang manis, padahal buah kelapa sendiri dilindungi oleh kulit yang tebal dan keras? Yuk simak penjelasannya berikut ini.
Melansir dari mediapakuan.com, air yang ada dalam buah kelapa adalah bukan dari air hujan, walaupun buah ini berada di atas dan pasti terkena hujan saat hujan turun. Air kelapa sebenarnya adalah dari air tanah yang masuk ke dalam akar pohon kelapa melalui proses osmosis.
Air ini kemudian dialirkan ke atas pohon kelapa melalui pembuluh xilem, dan kemudian air yang dialirkan tadi akan membentuk menjadi jaringan endosperm cair.
