“Jangan sampai nanti bukan cuma air kali yang tercemar, tapi bisa menyebar ke sumur-sumurnya kita juga,” keluh warga lainnya yang enggan menyebutkan identitasnya, Minggu (11//2025).
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pengelola TPA maupun Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari. Warga berharap ada tindak lanjut cepat, mulai dari investigasi penyebab pencemaran hingga perbaikan infrastruktur pengelolaan limbah. (B)
Penulis: R. Anugrah
Editor: Mustaqim
