Sementara itu, Ketua KPU Muna Barat, Tajudin mengatakan, dengan program Aisyiyah Muna Barat menjadi satu kesatuan dalam hal pendidikan pemilih atau pengenalan pada pemilih yang cerdas.
Pasalnya, kewajiban dalam menyukseskan pemilu tidak samata-mata hanya dari penyelenggara dalam hal ini KPU, tetapi kewajiban seluruh stakeholder termasuk lembaga organisai Aisyiyah.
Ia berharap, agar program itu terus berkelanjutan karena setelah pemilu 2024 masih ada tahapan pilkada, maka kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh Aisyiyah sangat membantu KPU dalam rangka mensosialisasikan atau menyampaikan informasi-informasi yang berkaitan dengan kesuksesan pemilu.
Maka, ia berharap, dengan program Aisyiyah ini nantinya saat pemungutan suara, masyarakat telah mengetahui pilihan-pilihan yang dianggap mampu dan percaya untuk perwakilan kita baik eksekutif maupun legislatif.
Baca Juga: Sudah 9 Bulan, Motif Kebakaran Kantor PUPR Masih Ngambang
