KENDARI, TELISIK.ID - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kendari menggelar training verifikasi disinformasi isu minoritas jelang pemilu selama dua hari, Sabtu (6/1/2023) – Minggu (7/1/2023).
Sebanyak 20 jurnalis di Sulawesi Tenggara yang mengikuti kegiatan itu terpilih menjadi peserta dari 33 pendaftar.
Kegiatan tersebut melibatkan dua trainer dari AJI Indonesia, Sintha Maharani dan Inggried Dwi. Selama training, para peserta dilatih untuk memeriksa fakta dari informasi yang beredar di dunia digital sehingga bisa mengedukasi publik melalui pemberitaan agar tak menjadi korban misinformasi, disinformasi maupun malinformasi.
Ketua AJI Kendari, Rosniawati mengatakan, kegiatan ini bagian dari peningkatan kapasitas jurnalis dalam mengatasi bias informasi atau hoaks yang kian marak jelang pemilu dan rentan bagi kaum minoritas. Ia meminta peserta menyimak secara maksimal materi-materi dari trainer.
“Tentunya, dengan harapan peserta dapat menerapkan kemampuan saat menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Sehingga berita yang disiarkan dapat mencerahkan publik dari disinformasi jelang pemilu,” katanya.
