AJP mencotohkan, saat dunia sedang dirundung Covid-19 pada tahun 2019 silam, termaksud Kota Kendari, yang menopang perputaran ekonomi adalah mereka yang berkutat di UMKM.
“Tapi tidak sedikit UMKM kita banyak yang gulung tikar, karena kesulitan mendapat modal, apalagi ketika harus berhubungan dengan perbankkan,” tuturnya, Sabtu (28/9/2024).
Sehingga, dirinya bersama Andi Sulolipu berkomitmen, dan telah membuat dua program pemberdayaan UMKM, satu diantaranya menyediakan program pemberian modal usaha.
Baca Juga: Kampanye Perdana di Kendari Barat AJP - ASLI Fokus Kesejahteraan Masyarakat
Kemudian, terkait postur APBD Kota Kendari yang mengalami penurunan beberapa tahun belakangan serta setiap tahun harus membayar utang daerah, kata AJP, sehingga dirinya menyiapkan program pengambilan kredit usaha rakyat (KUR) tanpa jaminan.
