“Penataan ruang bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang mendukung kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Kendari. Kami berkomitmen mewujudkan tata ruang yang mencerminkan kebutuhan dan harapan warga dalam beraktivitas dan berkembang,” ujar AJP dalam debat tersebut.
Dalam merancang visi dan misi, AJP - ASLI memastikan bahwa program-program unggulan mereka sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012 mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kendari Tahun 2010 - 2030.
Mereka berencana mengembangkan sejumlah kawasan strategis yang tercantum dalam RTRW, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya tarik Kota Kendari.
Salah satu program unggulan yang digagas pasangan ini adalah pembangunan Central Business District (CBD) sebagai pusat ekonomi baru Kendari. CBD diharapkan akan menjadi pusat kegiatan bisnis dan komersial yang dapat menarik investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, AJP - ASLI berencana untuk melakukan revitalisasi kawasan Kota Lama dengan pendekatan berbasis sejarah dan kebudayaan, menjadikannya sebagai cagar budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas sejarah, tetapi juga sebagai destinasi wisata edukatif yang akan mengangkat sejarah Kendari.
