Baca juga: Ketua DPRD Sumut Apresiasi Kinerja Jokowi-Ma'ruf
Tanggapan positif terhadap ide ini karena banyaknya produksi kelapa yang dihasilkan yang belum terolah dengan baik. Sehingga peluang ini dapat dimanfaatkan untuk menjadikan produk kelapa dengan meningkatkan nilai tambah yaitu menjadi VCO dan asap cair dengan menggunakan teknologi tepat guna dan kedua produk sudah memiliki pasar yang jelas sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Lambangi dan sekitarnya.
"Dengan teknologi pengelolaan kelapa terpadu ini akan diperoleh nilai tambah dari sisi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," ungkap Dosen Prodi Teknologi Pangan UHO, Dr Ansharullah, Rabu (21/10/2020).
Ansharullah juga menambahkan, pelaksanaan kegiatan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan di tengah kondisi pandemi COVID-19.
"Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis dan pelatihan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," tambahnya.
