JAKARTA, TELISIK.ID - Pasar otomotif China tengah diguncang oleh praktik tak biasa yang melibatkan penjualan mobil bekas dengan kondisi nyaris seperti baru.
Mobil-mobil ini sebenarnya telah terdaftar secara resmi dan memiliki pelat nomor, namun belum pernah digunakan, bahkan odometernya masih menunjukkan nol kilometer.
Fenomena ini dikenal dengan istilah zero-kilometre used cars dan kini menjadi sorotan luas di kalangan pelaku industri otomotif.
Mereka mendaftarkan mobil sebagai kendaraan yang telah terjual meskipun belum berpindah ke tangan konsumen akhir. Tujuannya bisa untuk memenuhi kuota ekspor atau mengklaim subsidi.
Padahal, mobil tersebut tetap disimpan di gudang atau dipajang di dealer dan baru dijual ke konsumen akhir beberapa waktu kemudian.
