Kementerian Perdagangan China pun akhirnya turun tangan. Pada 27 Mei 2025, mereka menggelar pertemuan dengan sejumlah produsen besar seperti BYD dan Dongfeng, serta platform penjualan mobil bekas seperti Guazi.

Pertemuan tersebut membahas perlunya pengawasan ketat terhadap transaksi mobil bekas dan mendorong transparansi informasi dalam pelaporan penjualan.

Untuk menghindari kerugian, konsumen perlu cermat dalam mengenali mobil yang dijual sebagai zero-kilometre used car. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti memeriksa tanggal registrasi kendaraan dan mengecek riwayat servis serta klaim asuransi menggunakan nomor identifikasi kendaraan (VIN).

Konsumen juga disarankan memastikan bahwa seluruh kewajiban finansial telah diselesaikan dan menuntut perjanjian garansi tertulis dari dealer terpercaya.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap dan Harga Suzuki 2025: Mobil Viral Teknologi Modern dengan Harga Miring