Sementara itu, Direktur RSUD Wakatobi, dr Munardin mengatakan, gedung ini merupakan gedung yang rampung sejak 2019 dengan tiga lantai untuk ICU, IGD, dan kamar operasi serta dua lantai gedung rawat jalan/poliklinik, serta tambahan gedung Hiperbaric Chambers.
Untuk Gedung IGD menampung 11 pasien, ICU delapan pasien, serta kamar operasi tiga pasien dengan menelan biaya kurang lebih Rp 20 miliar.
Kemudian gedung rawat inap untuk perawatan kelas 1, 2, dan 3 dengan anggaran kurang lebih Rp 13 miliar. Selanjutnya untuk Hiperbaric Chambers dengan daya tampung 6 pasien dengan pendamping dua petugas dengan anggaran kurang lebih Rp 11 miliar.
Lebih lanjut, dr Munardin menambahkan, untuk mendukung visi dan misi Bupati Wakatobi di bidang pariwisata, RSUD Wakatobi telah membangun gedung Hiperbaric Chambers beserta layanan kesehatannya yang belum dimiliki rumah sakit lain yang ada di Sulawesi Tenggara.
Acara peresmian gedung RSUD Wakatobi sendiri selain dihadiri Bupati dan Direktur RSUD Wakatobi, turut hadir dalam peresmian tersebut ketua DPRD Wakatobi, forum koordinasi pimpinan daerah, ketua pengadilan agama, perwakilan dari Kapolres, Sekretaris Daerah, Perwira penghubung, para pejabat fungsional, dan tamu undangan lainnya. (B)
