"Iya mereka pendukung ipar saya. Yah begitu lah, 6 tahun lalu juga ada satu orang disuruh pindah. Tapi kali ini 3 orang," terangnya, Senin (1/5/2023).
Menurut informasi, kedua rumah tersebut dibangun di atas lahan kepala desa terpilih.
"Iye memang lahanya. Mereka disuruh pindah melalui perantara orang lain," ujarnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, rumah pertama itu gudang milik desa yang difungsikan sebagai rumah oleh salah satu warga. Sementara rumah kedua merupakan rumah pribadi.
"Keduanya memang berada di lokasi milik pak haji," jelasnya.
