KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Fenomena el nino umumnya rurut mempengaruhi sektor pertanian masyarakat. Meski tidak selalu terjadi setiap tahun, namun kondisi cuaca yang ekstrem berdampak besar terhadap produktifitas pertanian masyarakat.
Menurut salah seorang petani di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Mahammad, sektor pertanian juga terdampak dari fenomena el nino. Harga beras yang biasanya Rp 10.000 per kilo, sekarang menjadi 12.000.
Hal itu disebabkan hasil panen yang mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Normalnya bisa 7 ton. Tetapi karena hama maupun keterbatasan air, bisa turun menjadi 5 sampai 4 ton," ujar Muhammad, Jumat (13/10/2023).
Ditambahkan, karena keterbatasan air, hasil panen tetap ada, hanya saja jumlah dan kualitasnya berkurang. Padahal bila produksi padi banyak, harga beras bisa turun. Sebaliknya bila produksi turun, harga beras bisa naik.
