Baca juga: Tidak Ikut Tes, 65 Peserta CASN di Muna Gugur
"Tinggi Pak tidak seperti biasanya, ini sampai satu setengah bahkan dua meter naik air," ujarnya.
Namun demikian ada juga beberapa nelayan yang nekat memberanikan diri untuk melaut meskipun kondisi cuaca di tengah laut sangat membahayakan terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu ukuran kecil.
Sementara itu, Kepala Sta. Met. Kelas III Sangia Ni Bandera Kolaka, Sutikno, SE, S.Si, M.Si menuturkan, pihaknya telah mengeluarkan peringatan khususnya kepada para nelayan di Kecamatan Tanggetada mengenai gelombang tinggi perairan Bone yang berdampak bagi perairan di Laut Tanggetada
"Prakiraan gelombang untuk 2 minggu ke depan yang akan diinformasikan jika terjadi gelombang tinggi lebih dari 1,25 - 2 meter di sekitar perairan Bone dan berdampak langsung di perairan Tanggetada," ungkap Sutikno saat dihubungi Telisik.id melalui pesan WhatsApp. (A)
