KENDARI, TELISIK.ID – Kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng sangat berdampak bagi seluruh kalangan, salah satunya bagi Darni, penjual pisang di pasar basah Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Darni mengaku terpaksa berhenti sementara, untuk menjual pisang karena langganan penjual gorengan yang biasa membeli pisang dari darinya juga berhenti berjualan.

Ia lebih memilih tutup dari pada harus menanggung kerugian yang semakin banyak, akibat pisang yang tidak laku terjual.

"Pisangku busuk dan rusak, saya rugi sekitar Rp 5 juta. Karena tidak ada pembeli pisang, orang mau goreng pakai apa kalau tidak ada minyak, kalau pun ada mahal sekali, jadi pasti mereka berpikir juga," ujarnya.

Ia mengaku pusing dan stres, keliling mencari minyak goreng dan kalaupun dapat harganya sudah sangat tinggi dibandingkan dengan harga sebelum terjadi kelangkaan.