"Jadi sekalian kita bantu cari juga, dari pada tertinggal. Itu pisang kasian kita buang-buang mi kalau sudah busuk, bagaimana tidak ada yang beli," ungkapnya.
Baca Juga: Pedagang Gorengan Gulung Tikar Akibat Langka dan Mahalnya Minyak Goreng
Sementara itu penjual pisang di pasar Anduonohu Kendari, Sitti Suhatmi mengatakan, saat awal kelangkaan minyak goreng, dirinya membeli tiga pickup pisang dari petani langganannya.
"Tiga mobil pisangku datang berturut-turut tiga hari, yang kembali uangnya cuma dua mobil, tertumpukj itu pisang, tidak ada yang tawar," ucapnya.
Bahkan kata dia, karena banyaknya pisang yang tidak terjual, dirinya memberikan kepada penjual barongko secara cuma-cuma. (A)
