Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang mengklarifikasi soal pernyataannya ingin menyantet Moeldoko disebabkan dirinya sedang emosi saat itu.
"Omongan santet merupakan puncak kekesalan kita DPD Demokrat Banten. Itu hanya bentuk ancaman kita, tapi tidak ada niatan kita melakukan hal tersebut. Kita merasa kesal dan emosi, karena kudeta KLB Demokrat yang dilakukan oleh Moeldoko,” kata Octavia yang juga Ketua DPD Demokrat di Banten.
Sekian itu, ia juga mengaku tidak mungkin menyantet Moeldoko, karena perbuatan itu masuk kategori dosa.
“Mana mungkin saya nyantet, sia-sia atuh salat dan puasa saya. Rugi mengorbankan itu semua untuk seorang perampok partai. Kita siap pasang badan untuk Ketum dan Demokrat,” terangnya. (C)
Reporter: Ahmad Sadar
