GAZA, TELISIK.ID - Konflik antara Israel dan Palestina belum menunjukkan tanda mereda. Pejabat medis Palestina menyebut setidaknya 103 orang meninggal dunia, termasuk 27 anak-anak di Jalur Gaza.
Pada Kamis (13/5/2021) saja, ada sebanyak 49 warga Palestina tewas di sana. Ini jadi angka kematian tertinggi dalam satu hari sejak Senin (10/5/2021).
Sementara pihak berwenang Israel menyebut, ada tujuh orang tewas di Israel di antaranya, tentara yang berpatroli di perbatasan Gaza, lima warga sipil Israel termasuk dua anak dan seorang pekerja India.
Tak hanya korban jiwa, konflik juga menimbulkan kerusakan pemukiman juga fasilitas umum. UNRWA, organisasi PBB untuk pengungsi Palestina, menyebut dua dari sekolah-sekolah yang mereka miliki rusak dalam serangan udara Israel. Setidaknya, ada 29 kelas hancur.
Konflik memicu respons dari negara-negara lain karena ada kekhawatiran permusuhan ini bisa tak terkendali. AS mengirim utusan, Hady Amr. Sedangkan upaya gencatan senjata oleh Mesir, Qatar dan PBB belum menunjukkan kemajuan.
