Baca juga: Baru Ditambah, Ruang Isolasi COVID-19 di RS Bahteramas Hampir Penuh Lagi

"Di Sulawesi Tenggara misalnya, Kadin akan mendukung pengembangan investasi potensi yang ada seperti aspal Buton," lanjutnya.

Kata dia, setiap daerah memiliki potensi yang berbeda-beda. Karena itu, Kadin akan mendukung potensi sektor yang ada, termasuk UMKM di daerah agar mampu mencetak pengusaha dan lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi angka kemiskinan.

Pada pilar ketiga, Arsjad menyatakan akan mengembangkan kewirausahaan. Sedangkan pada pilar keempat, ia akan menyempurnakan fungsi internal organisasi dan regulasi Kadin.

Dalam paparannya, Arsjad menegaskan akan menjadikan Kadin sebagai rumah bersama pengusaha Indonesia dari berbagai skala usaha. Baik mikro, kecil, menengah hingga yang besar.