"Kadin harus bisa menjadi rumah yang inklusif dan kolaboratif bagi seluruh pengusaha Indonesia," tuturnya.

Arsjad Rasjid juga bersyukur Munas VIII Kadin melahirkan sejarah untuk bersatu, berkolaborasi,dan bergotong royong untuk menguatkan organisasi.

"Selain voting juga ada cara lain yakni melakukan musyawarah secara mufakat. Semoga ini bisa dilihat organisasi lain," katanya.

Senada dengan Arsjad, Dewan Pertimbangan Kadin, Anindia Bakrie menyebutkan, Kadin adalah organisasi dunia usaha yang mengedepankan semangat gotong royong.

"Kadin bukan organisasi politik. Kita saling berbagi untuk bangkit bersama," ujarnya. (B)