Selain RPH, Juda juga menekankan beberapa hal lainnya seperti pengembangan mode dengan mendukung para perancang dan pengusaha dalam menciptakan produk fashion halal berkualitas tinggi, seperti yang ditampilkan di ajang Indonesia International Modest Fashion Festival (IMF).
Ekonomi pesantren dengan mengoptimalkan potensi pesantren dengan memperkuat model bisnis ekosistem pertanian, perikanan, dan peternakan. Keuangan syariah dengan mendorong inovasi kebijakan dan instrumen pasar keuangan syariah dan literasi, serta edukasi masyarakat tentang ekonomi syariah.
Baca Juga: Seorang Pengendara Motor Metik di Kendari Menabrak Mobil Pick Up
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio dalam wawancaranya menyampaikan, di Sulawesi Tenggara untuk pemotong RPH harus ditraining terlebih dahulu kemudian di beberapa titik akan dibangun RPH yang sudah tersertifikasi.
Asrun menuturkan, saat ini ketika mengkonsumsi daging orang tidak dapat mengetahui apakah pemotongnya sudah tersertifikasi halal atau belum. Namun, Asrun beranggapan bahwa para pemotong sudah melaksanakan pemotongan sesuai dengan syariat agama Islam.
