KENDARI, TELISIK.ID - Kondisi jalan poros Nanga-Nanga, Kendari, menjadi sorotan masyarakat. Lubang-lubang menjadi genangan air di saat musim hujan dan berdebu di saat musim panas, hingga memicu keresahan masyarakat sekitar dan pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.
Kondisi jalan tersebut telah lama dibiarkan rusak hingga makin parah dan berakibat terganggunya arus mobilitas perekonomian. Masyarakat sekitar ikut merasakan dampak negatifnya.
Pengakuan salah seorang warga yang tinggal di BTN Bukit Madani Permai Nanga-Nanga Kota Kendari, Rasti, akibat jalan yang berlubang itu, hampir tiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan yang telah lama dibiarkan rusak tersebut.
"Kecelakaan lalu lintas di jalan poros Nanga-Nanga hampir tak terhindarkan setiap hari pasti ada yang jatuh. Ada yang karena hindari lubang, ada juga yang tabrak lubang, sebab di saat hujan lubangnya itu tidak kentara, dan kalau di saat panas juga banyak debu," ujar Rasti.
Baca Juga: Masyarakat Kota Kendari Keluhkan Drainase tidak Berfungsi Sebabkan Jalan Rusak Tergenang Air
