Hasil imbang tersebut membuat Timnas Indonesia U-23 wajib menyapu bersih dua laga tersisa, termasuk melawan Makau malam ini, untuk memperbesar peluang lolos sebagai juara grup atau salah satu dari empat runner-up terbaik.

Makau sendiri memulai kualifikasi dengan kekalahan telak 0-5 dari Korea Selatan U-23, menjadikan laga ini sebagai kesempatan emas bagi Indonesia untuk mengamankan tiga poin dan memperbaiki selisih gol.

Pelatih Gerald Vanenburg menegaskan pentingnya laga ini dan menyatakan akan melakukan perubahan strategi setelah evaluasi dari pertandingan sebelumnya.

“Kami harus mengubah beberapa hal karena hasil melawan Laos kurang memuaskan. Kemenangan adalah harga mati untuk menjaga peluang lolos,” ujar Vanenburg.

Masalah penyelesaian akhir yang menjadi sorotan utama di laga sebelumnya diharapkan dapat diperbaiki, dengan pemain seperti Rafael Struick, Hokky Caraka, dan Jens Raven diharapkan tampil tajam di lini depan.