Dari kubu pendukung Prancis salah satunya Muajir Aksa (24) mengatakan, pendukung Prancis boleh lewat atau Maroko, Portugal, Spanyol bahkan semua tim yang ada di Piala Dunia, terkecuali Argentina.

"Tapi tak mengapa lewat saja, kita sama-sama senang walapun Prancis kalah," ujarnya.

Aksi yang dilakukan kubu pendukung Prancis tersebut tadinya sempat menimbulkan sedikit kepanikan dan kekhawatiran pada pengguna jalan, namun setelah mengetahui yang dilakukan hanya ekspresi damai mereka pun lega.

Para pengguna jalan pun tak mau kalah dengan menunjukan aksinya membunyikan rentetan suara knalpot bising, biasanya aksi seperti itu akan menimbulakan kesalah pamahan antara pemuda, namun lain halnya dengan yang terjadi di depan Lorong Salangga yang disambut suka cita.

Peristiwa itu turut dikuatkan dengan penuturan salah satu pengguna jalan Rajab Suherman (25) yang sedang lewat jalur tersebut. "Tadinya saya mau putar balik karena saya lihat banyak orang yang berkumpul di depan Lorong Salangga, saya kira kacau lagi ternyata bukan," tuturnya.