Baca Juga: Tak Kunjung Ada SK, Ratusan Calon Honorer RS Jantung Oputa Yi Koo Kembali Unjuk Rasa
"Kami datang secara damai sesuai SOP yang kami jalankan, namun beberapa waktu kemudian pihak Satpol PP melakukan tindakan represif, kami sayangkan kenapa harus ada tindakan seperti itu," ungkap Firman.
Ia juga menyesalkan ada Kasatpol PP yang tidak mampu mengontrol anggotanya meski ada di tempat saat massa aksi menyampaikan aspirasi.
"Harusnya Satpol PP menjaga ketertiban umum, mengawal kami untuk melakukan demonstrasi. Namun apa yang terjadi, tindakan represif yang kami dapat. Kami minta kepada Gubernur Sulawesi Tenggara untuk melakukan evaluasi kepada Kepala Satpol PP karena tidak mampu mengontrol anggotanya kalau bisa langsung dipecat," beber Firman.
Saat ini massa aksi menuju Polresta Kendari untuk melaporkan tindakan represif yang dilakukan oknum Satpol PP hingga menimbulkan luka lebam di beberapa bagian tubuh massa aksi.
