Mereka menanam kurang lebih 20 anakan waru. Sebagian ditanam persis dekat bibir sungai dan sebagian lainnya ditanam di atas bukit.

Baca Juga: Pemda Bombana Berdayakan Pokdarwis demi Kelangsungan Destinasi Wisata

Bermodalkan alat seadanya, Gaspar dan Yosef seakan ingin membuktikan bahwa DAS sungai Waepesi tidak akan terjadi erosi jika semua bantaran dipenuhi pohon waru.

"Waru ini fungsinya sebagai pelindung karena memiliki kemampuan bertahan yang tinggi terhadap kondisi DAS dari ancaman erosi," kata Gaspar ketika diwawancarai Telisik.id.

Tak hanya erosi, kata Gaspar, pohon waru juga mampu menahan banjir karena pohon ini memiliki batang dan daun yang banyak. Cocok jika ditanam di daerah aliran sungai.