Lebih lanjut ia mengatakan, anakan waru yang ditanam di tempat itu juga berdasarkan hasi survei yang diambil dari wilayah Dampek, tepatnya di pinggir kali. Anakan waru tersebut tumbuh subur di wilyah Dampek dan sangat berguna untuk menahan erosi.
"Waktu kami survei di Dampek, anakan waru ini tumbuh subur. Kami pun sempat melakukan wawancara dengan warga sekitar, mereka mengatakan tanaman ini baik dan bermanfaat untuk menahan erosi dan longsor. Akhirnya kami pun meminta bibitnya untuk ditanam di DAS Waepesi," beber Yosef.
Selanjutnya dua orang Pokdarwis ini berencana melakukan survei lanjutan di sekitar DAS Waepesi khususnya wilayah yang dianggap rawan erosi dan longsor.
Baca Juga: Pokdarwis Buton Selatan Dilatih Pelayanan Prima Desa Wisata
Sebelumnya dua pria ini juga pernah menunjukan rasa kepedulian dengan memungut sampah yang menumpuk di tambatan perahu Kecamatan Reok
