"Setelah viral saya sadar, saya salah dan ingat Bapak Ibu Guru," kata Mr menunduk dengan mata berkaca.
MR yang semula murung dan tak mau makan, akhirnya kembali ceria setelah diizinkan bisa kembali bersekolah.
"Menyesal saya, saya enggak mau ulangi lagi, saya waktu itu bilang jangan diupload, sejak itu saya sudah menyesal," kata Mr sambil terus mengucap syukur.
Kepala SMPN 1 Suela, Kasri mengatakan, pihaknya membatalkan untuk mengeluarkan lima siswi yang membuat video TikTok menginjak rapor tersebut.
Keputusan itu diambil setelah pihaknya dipanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur.
