"Selama penulisan itu, saya menemukan semakin banyak hal yang membuat pandangan saya tentang Islam goyah," kata Joram van Klaveren dalam wawancara di acara show TV Belanda, NieuwLicht seperti dilansir media Independent.
Pada 26 Oktober 2018, menjelang perilisan bukunya yang berjudul Apostate: From Christianity to Islam in the Time of Secular Terror, dia pun resmi menjadi mualaf. Dengan menjadi mualaf, Joram van Klaveren mengikuti jejak Arnoud van Doorn, bekas rekannya di PVV yang menjadi penasihat Kota Den Haag.
Sama seperti Arnoud, Joram van Klaveren membuat keputusan untuk menjadi mualaf saat menulis sebuah buku anti-Islam. Selanjutnya, tepatnya pada 2019, Joram van Klaveren kembali menulis buku keagamaan. Di situ, ia bercerita prosesnya menjadi seorang mualaf. (C)
Penulis: Adinda Septia Putri
Editor: Haerani Hambali
