Sayangnya, Shaun King kerap mendulang kontroversi, dimana ia menuduh seorang polisi di Texas melakukan pelecehan seksual terhadap pengemudi wanita. Kepolisian merilis video rekaman dari polisi tersebut dan terbukti dia tidak melakukan pelecehan.
Baca Juga: Israel Curi Organ Tubuh Jenazah Warga Palestina, Anak Gaza Pungut Makanan Bercampur Tanah
Shaun akhirnya menghapus dan menonaktifkan media sosial pribadinya usai polisi merilis rekaman kamera itu.
Kanal pemberitaan The Daily Beast juga menulis bahwa Shaun King kerap di tudingan rekan sesama aktivisnya karena tak mampu mengelola uang penggalangan dana secara tepat.
Bukan hanya itu saja, Shaun King sempat melontarkan cuitan di akun media sosialnya bahwa patung Yesus di Amerika yang menggambarkan Yesus memiliki ciri fisik seperti orang kulit putih adalah bentuk rasisme dan supremasi kulit putih.
