“Iya, ini menjadi refleksi bagi jurnalis untuk terus meningkatkan kapasitasnya, terutama dalam penulisan isu-isu berperspektif GEDSI. Jurnalis punya peran penting dalam membangun serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang inklusif,” ujar Nur Sada.
Ia berharap berita yang disampaikan kepada publik seharusnya tidak bias dan tidak mengabaikan kepentingan kelompok marginal dan rentan.
“Jurnalis harus mampu mengedukasi masyarakat. Jadi, perspektif dalam pemberitaan harus adil dan setara, serta tidak melanggengkan stereotip atau diskriminasi,” harap Nur Sada. (B)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
