Dia mengaku, Dinas Perhubunga telah mensosialisasikan uji coba terminal ini kepada pengusaha bus di sepanjang jalan Sisingamangaraja dan lainnya. Sejauh ini, baru sekitar 30 persen pengusaha bus yang mau bergabung atau menaikan dan menurunkan penumpang di terminal tipe A yang berada di Jalan Timbang Deli, Medan Amplas ini.
"Terjadi peningkatan sebanyak 15 persen dari tahun terdahulu untuk bus penumpang AKAP dan terjadi juga peningkatan sekitar 25 persen untuk AKDP," tambahnya.
Informasi yang dihimpun, pletakan batu pertama pembangunan Terminal Terpadu Tipe A Amplas ini dilakukan November 2020 lalu oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Terminal ini ditargetkan menjadi titik awal keberangkatan dan penjemputan penumpang bandara, di mana masyarakat bebas membeli tiket, namun naik dan turun di Terminal Amplas.
Baca Juga: 883 Rumah Tangga Miskin di Kolaka Utara Belum Tersentuh Listrik
