KENDARI, TELISIK.ID - Desa Muara Sampara, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, telah mengalami abrasi sejak 6 tahun lalu. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh gangguan keseimbangan alam daerah pantai.

Sejak 6 tahun lalu abrasi atau pengikisan pantai Desa Muara Sampara diakibatkan oleh aktivitas tambang nikel di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.

“50 tahun bermukim di pantai Desa Muara Sampara, tidak pernah sedikit pun mengalami abrasi. Tapi ketika tambang nikel hadir, beberapa aliran kali ditutup, inilah yang menjadi penyebab peningkatan arus air dan pengikisan pantai," kata Kepala Desa Muara Sampara, Suherman.

Dikatakan, 42 rumah telah tenggelam, kerugian ditaksir miliaran rupiah. Minggu lalu 2 rumah yang tenggelam, proses abrasi lebih cepat dari sebelumnya.

Sejumlah warga tengah membongkar bangunan tumah yang tenggelam. Foto: Bambang Sutrisno/Telisik