Baca Juga: Reza Rahardian Mualaf di Usia 19 Tahun: Ibunya Mendukung

“Begitu masuk di ujung ruangan itu ada tempat BAB dan air kecil gitulah dan dibatasi sama tembok setengah meter, di situ ada dipan dari semen. Bertujuh orang waktu itu” katanya.

Lebih lanjut, Tio juga menceritakan kejadian yang membuatnya tak habis pikir. Dimana ada seorang napi yang setiap malam mengeluarkan tangannya ke sela-sela sel untuk menangkap dan mematahkan leher tikus untuk darahnya dijadikan mainan. Hal itu pun membuat Tio geli dan tak ingin berkomunikasi dengan napi tersebut.

Seperti diketahui Tio Pakusadewo ditangkap di kediamannya di kawasan Pasa Minggu, Jakarta Selatan pada 14 April 2020, karena penyalahgunaan narkoba. Kemudian pada Rabu (14/4/2021) ia resmi bebas dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur dan bisa menjalani aktivitasnya seperti biasa lagi. (C)

Penulis: Adinda Septia Putri