JAKARTA, TELISIK.ID - Posting penghinaan berbau SARA yang menyinggung masyarakat Binongko, Kabupaten Wakatobi, Sultra di jejaring media sosial Facebook mendapat reaksi keras.

Salah satunya datang dari tokoh masyarakat Binongko di Jakarta, bahkan akun tersebut rencana bakal dilapor ke Polisi.

“Setelah membaca postingan Akun Facebook Wakatobi Bersinar yang memposting: Memang beda ya karakter masyarakat binongko di dunia nyata dan di sosial media. Di dunia nyata berikrar pake otak di sosmed berpikir pake pantat. Ini penghinaan. Saya tidak melihat dari sisi politik, tapi saya melihat dari sisi etika, posting tersebut sudah menyinggung masyarakat Binongko,” kata Tokoh masyarakat Binongko di Jakarta, Brigjen TNI Purn. Mahu Amin ketika dihubungi Telisik.id via telpon di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Pembina Kerukunan Keluarga Masyarakat Sulawesi Tenggara (KKST) ini mengaku, sudah menghubungi dan meminta klarifikasi Bupati Wakatobi, Arhawi karena fotonya dan pasangannya dipakai dalam akun Facebook yang menghina masyarakat Binongko.

“Saya sudah menghubungi dan minta klarifikasi ke Pak Arhawi, karena di medsos pake foto beliau. Menurut beliau, akunnya dimasuki orang lain, untuk memprovokasi,” ungkap Mahu meniru ucapan Bupati Wakatobi.