“Saat ini mereka lagi menungu uang asuransi mudah-mudahan keluar cepat agar mereka dapat pulang ke Indonesia. Kami minta pemerintah bisa membantu. Kita sudah usahakan namun saat ini putus hubungan. Perwakilan di Malaysia dihubungi namun tidak diangkat, terlebih visa adikku akan habis 19 Januari ini,” tambahnya.
Dia menceritakan kronologis kecelakaan yang dialami Yai (37) bermula pada saat hendak membuang jaring di laut. Tiba-Tiba saja dia dijatuhi derek kapal.
Akibat kecelakaan itu, Yai harus dirawat di ruang ICU karena sebagian tulang rusuknya retak. (C)
Reporter: Boy Candra Ferniawan
Editor: Haerani Hambali
