Menurut Bahrin (30) rekan kerja korban yang ditemui di basecamp lokasi proyek, La Tamuna mengalami kecelakaan kerja pada Minggu sore (15/8/2021).

Kayu selasar yang sedang dikerjakan tiba-tiba terguling, menyebabkan La Tamuna terjatuh ke lantai.

"Dia jatuh posisi menyamping, mungkin ada tulang yang patah karena pergelangan tangan, sama bagian bahu bengkak. Sempat keluar darah juga dari mulutnya," ungkap Bahrin, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Antisipasi Bencana, BPBD Kolut Launching Gema Destana

Ditanya apakah korban sempat dilarikan ke rumah sakit atau puskesmas terdekat guna mendapat perawatan medis, Bahrin mengaku bila korban tidak pernah mendapat perawatan medis.