Rodo, yang mengaku menghabiskan hampir USD4.267 untuk pesawat model, mengungkapkan bahwa dia mengidentifikasi diri sebagai objectum sexual. Beberapa akademisi berteori bahwa kondisi tersebut dapat dikaitkan dengan gangguan spektrum autisme.

“Saya bangga menjadi objectum sexual, seksualitas yang luar biasa,” kata Rodo.

Baca Juga: Bocah Laki-Laki Tahanan ISIS Dijadikan Budak Seks, Dipaksa Hamili Wanita

Namun, Rodo menyesali fakta bahwa dia tidak bisa mendapatkan privasi dengan benda mati yang dia sebut kekasihnya itu.

"Satu-satunya hal yang menyedihkan adalah saya tidak bisa sendirian dengan pesawat sungguhan," keluh Rodo.