Pengibaran bendera tersebut dilakukan sejak pukul 07.00 Wita hingga 11.00 Wita. Dalam jangka waktu tersebut, ribuan siswa tadi berdiri memegang dengan bangga jahitan bendera merah putih sembari melawan panas terik matahari, rasa lapar dan dahaga yang menyerang mereka.

Ketua OSIS SMAN 8 Konawe Selatan, Muhammad Muflih Al Giffary bercerita, tentang bagaimana ia dan teman-temannya mengibarkan bendera selama kurang lebih 5 jam. 

Keringat terlihat membasahi wajah hingga tubuhnya. Pakaiannya tampak basah dengan keringat serta wajahnya tampak kusam dan lelah. Namun, ia mengaku segala hal yang mengganggu tersebut tak menghentikan rasa bangganya ketika memegang bagian dari bendera sepanjang 17 Km tersebut.

Selain para siswa, terlihat juga kepala sekolah, guru, hingga staf sekolah se-Kota Kendari dan dibantu oleh siswa dari SMAN 2 Konawe Selatan, SMAN 8 Konawe Selatan, dan SMA Keberkatan Olahraga. Sebagai mana yang dipaparkan oleh La Ode Sanando, Kepala Sekolah SMAN 8 Konawe Selatan.

"Kami diberi tugas untuk 3 sekolah yang berada di perbatasan Kota Kendari dan Konawe Selatan, untuk membantu parade pengibaran bendera merah putih sepanjang 17 Km," jelasnya sembari membasuh peluh keringat di pelipisnya.