Dalam kesempatan tersebut, ARS mengungkapkan, jika penerima vaksin COVID-19 akan diprioritaskan adalah gubernur, pejabat pemerintah daerah, tenaga kesehatan maupun golongan yang rentan terdampak virus, sebagai penerima vaksin.
“Saya juga ingin pemilik warung maupun profesi yang sering berhubungan dengan banyak orang agar dimasukkan dalam daftar prioritas,” pungkasnya. (B)
Reporter: Siswanto Azis
Editor: Fitrah Nugraha
