“Tidaklah sekumpulan orang yang berkumpul di suatu rumah dari rumah-rumah (masjid) Allah ‘Azza wa Jalla, mereka mempelajari kitab Allah dan mengkaji di antara mereka, melainkan malaikat mengelilingi dan menyelubungi mereka dengan rahmat, dan Allah menyebut mereka di antara orang-orang yang ada di sisi-Nya. Dan tidaklah seorang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu melainkan Allah memudahkan jalan baginya menuju surga," (HR. Muslim dan Ahmad).

Dalil kewajiban seorang muslim menuntut ilmu, sehingga tidak semua wajib berjihad, ada pada surah at-Taubah (9:122) yang artinya:

“Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya."

Orang yang menuntut ilmu akan senantiasa dijaga Allah SWT. Terlebih ilmu yang dipelajarinya itu semakin mendekatkan dirinya pada Allah dan menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Dilansir dari Republika.co.id, Allah SWT akan menjamin keamanan, keselamatan lahir batin orang-orang yang menuntut ilmu. Dengan mengirimkan malaikat-malaikat yang menjaganya setiap waktu.