Sewaktu kuliah, ia sempat berada di Komunitas Sekolah Tani Muda. Sebuah wadah belajar bersama tentang pertanian alami. Di tempat ini belajar tentang tanaman, cara membuat pupuk dan pestisida nabati. Hingga belajar langsung dengan para petani.
Setelah banyak ketemu dengan para petani, ia akhirnya belajar menanam di kos. Jiwa bertaninya yang dipupuk sejak kecil makin menjadi. "Aku makin yakin cita-citaku adalah jadi seorang petani," tandasnya.
Setelah lulus dari Hubungan Internasional (HI) UGM Yogyakarta pada November 2019 lalu, ia memilih untuk pulang ke kampung halaman di Sukabumi. Dan mulai mencangkul di sawah pada Maret 2020 lalu.
Baca juga: Benteng Tawulagi, Bukti Kabaena Pusat Kerajaan Moronene
Di rumah ia mencoba mendiskusikan keinginannya untuk menjadi seorang petani bersama keluarganya. Respon keluarganya sangat positif: mendukung apa yang dicita-citakannya.
