Rasulullah SAW pun mengingatkan kita, saat berbuat dosa, “Janganlah engkau memandang besar atau kecilnya maksiat, tapi pandanglah kepada siapa engkau bermaksiat (kepada Allah).”
Kita pun jangan membanding-bandingkan sebuah amal dengan amal lainnya. Allah SWT tidak melihat dari besar kecilnya sebuah amal, Allah SWT hanya melihat nilai keikhlasan dan keistiqamahan kita dalam mengerjakannya.
Boleh jadi amal yang kita lakukan itu terlihat sepele dalam pandangan manusia, tetapi begitu besar dalam pandangan Allah SWT. Begitu pun sebaliknya, kita melakukan sebuah amal yang besar dalam pandangan kita, tapi teramat kecil dan tidak bernilai dalam pandangan Allah SWT.
Sebagai contoh, memungut puntung rokok di jalan dan memasukkannya ke tong sampah. Amal ini terlihat sepele, akan tetapi bernilai luar biasa bila dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah.
Kita pun bisa menjadi mulia karena hal-hal kecil, seperti mengucapkan terima kasih kepada orang lain yang membantu, mendahului orang mengucap salam, meminta maaf, melempar senyum dengan ikhlas, mempermudah urusan orang, atau pun menunjukkan raut muka yang cerah.
